Komunitas Java Etnika

deep news.jpgE-Mazi.home, Bandung- Semua berawal dari adanya perkumpulan “Gogonjakan” dan karena adanya rasa cinta yang amat mendalam kepada seni budaya, sehingga terciptanya komunitas yang bernama Java Etnika. Java Etnika merupakan komunitas yang berawal dari nama komunitas Vilariant Art. Terjadinya pergantian nama tersebut karena adanya harapan dan pertimbangan yang telah dilakukan secara matang-matang.

Komunitas Vilariant Art (nama dulu Java Etnika) tercipta pada tahun 2012 yang beralamatkan di Jalan Nagrog Kampung Telokdengklok RT.03/12 Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Di Komunitas ini memiliki anggota yang berkompeten pada bidangnya masing-masing.

Para anggota itu terdiri dari seniman alam (otodidak) dan seniman akademik yang saling mengisi, bekerja keras, bekerja cerdas, dan saling bersatu pada untuk menghasilkan karya yang bisa ditawarkan kepada industri pariwisata.

Java Etnika menghasilkan karya-karyanya, yang mana mayoritasnya berasal dari kolaborasi antara beberapa macam unsur seni. Esensi seni yang terkandung pada nilai-nilai etnik Sunda tak dihilangkan oleh Java Etnik. Hal itu dilakukan. karena, rasa cinta yang amat besar kepada tanah. Sehingga hal itulah yang membuat karya seni Java Etnika mempunyai jati diri dan kekhasannya tersendiri dibandingkan dengan karya seni yang lain.

Salah satu seni yang ada di Java Etnika adalah Seni Urban. Seni Urban adalah suatu seni yang terus melakukan perubahan demi terjadinya penyesuaian karakter dari masyarakat seni dan sebagai suatu respon terhadap zaman yang terus semakin maju.

Seringkali masyarakat merasa bosan dan jenuh dengan karya seni yang kuno. Maka dari itu sangat diperlukan suatu pembaruan yang dilakukan yang sesuai dengan perubahan zaman pada saat itu yang bersifat kekinian. Tujuannya adalah agar dapat mudah diterima oleh masyarakat dan masyarakat pun tidak merasa bosan serta jenuh terhadap suatu karya seni.

Semua yang tergabung di komunitas Java Etnika berharap, semoga komunitas Java Etnika bisa menjadi wadah kreativitas untuk para anggotanya dan masyarakat pada umumnya, serta diharapkan bisa menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat. Sehingga dapat menjadikan generasi-generasi baru yang mencintai seni, dan diharapkan komunitas seni bisa menjadi suatu komunitas yang memiliki eksistensi tinggi di pasar industry pariwisata internasional dan pariwisata lokal.

Reporter: Muhammad Esa Yayang (KPI 3 C)


Tinggalkan komentar